Berita

Ilustrasi/Net

Sepak Bola

Ada Intervensi Pemerintah, Asosiasi Sepak Bola Chad Di-Banned FIFA

RABU, 07 APRIL 2021 | 17:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Federasi sepak bola dunia (FIFA) kembali menunjukkan ketegasannya soal larangan campur tangan pemerintah dalam urusan asosiasi sepak bola negara mereka.

Terkini, FIFA menghukum Chad dengan larangan ikut serta dalam sepak bola internasional hingga waktu yang akan ditentukan kemudian.

Hal ini dilakukan seiring adanya interfensi dari Pemerintah Chad dengan mendudukan Menteri Pemuda dan Olahraga di dalam kepengurusan asosiasi sepak bola mereka pada Maret lalu.


Akibatnya, pihak Konfederasi Sepak bola Afrika (CAF) langsung mendiskualifikasi Chad dari kualifikasi Piala Afrika.

Meski demikian, seperti dilaporkan BBC, FIFA bisa mencabut hukuman tersebut kapan saja sebelum Kongres FIFA berikutnya digelar. Kongres FIFA ini dijadwalkan pada 21 Mei 2021.

"Perwakilan FIFA dan tim-tim (Chad) tak bisa mengikuti kompetisi internasional hingga hukuman ini dicabut. Ini juga berarti termasuk keuntungan yang didapat dari berbagai program pengembangan, kursus dan pelatihan yang digelar FIFA," demikian pernyataan resmi FIFA, Rabu (7/4).

FIFA pun mengingatkan seluruh anggotanya untuk tidak melakukan kontak dengan pihak-pihak yang tengah mendapat sanksi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya