Berita

Petugas BNPB tengah memasukan logistik bantuan yang akan dikirimkan ke lokasi bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)/Repro

Nusantara

Pemerintah Kirim Lagi Bantuan Untuk Korban Bencana NTT Dari Masyarakat Hingga Kemenkes Dan BNPB

RABU, 07 APRIL 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beragam bantuan untuk korban bencana Badai Siklon Tropis di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali disalurkan pemerintah melalui jalur udara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, bantuan yang dikirimkan dari dua bandar udara (bandara) di Jakarta dan satu dari Surabaya hari ini, berasal dari masyarakat, Kementerian Kesehatan dan BNPB.

Di mana rinciannya, pesawat cargo yang berangkat melalui bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Larantuka, NTT, akan membawa bantuan dari Kemenkes berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain.


"Terdapat pula bantuan dari BNPB berupa 360 paket lauk pauk, 360 paket makanan siap saji, 360 paket makaan tambah gizi, dan 10.000 alat rapid antigen," terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (7/4).

Sementara di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, akan diberangkatkan bantuan dengan menggunakan pesawat kargo Myindo menuju Kupang, NTT, dengan estimasi tiba pada Rabu (7/4) pukul 15.00 waktu Kupang.

Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari BNPB berupa 295 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat test antigen, 5.040 buah pembalut wanita, 260 paket perlengkapan bayi, 12 set tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambah gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar kain anak.

Adapun untuk bantuan yang diberangkatkan dari Surabaya dengan menggunakan pesawat kargo, yaknni tambahan bantuan 6 set tenda keluarga serta bantuan dari Kementerian Sosial yang ditujukan untuk korban bencana di Kupang, NTT.

"Pesawat kargo ini diperkirakan akan tiba pada Rabu (7/4), pukul 08.00 waktu Kupang," tambah Raditya Jati.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya