Berita

Raja Yordania, Abdullah II dan Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

Bahas Situasi Dalam Negeri Yordania, Raja Mohammed VI Beri Dukungan Untuk Raja Abdullah II

SENIN, 05 APRIL 2021 | 23:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Raja Mohammed VI dari Maroko menyampaikan dukungan penuh untuk Raja Yordania, Abdullah II bin Hussein atas upayanya untuk menjaga stabilitas dan keamanan dalam negeri.

Dukungan itu disampaikan Raja Mohammed dalam panggilan telepon dengan Raja Abdullah pada Minggu pagi (4/4). Selama berbincang, Raja Abdullah menjelaskan situasi dalam negeri yang terjadi di Yordania.

"Pada kesempatan ini, Kerajaan menegaskan kembali solidaritas penuh dan alami-Nya dengan saudara Yordania dan dukungan penuh Yang Mulia untuk semua keputusan yang diambil oleh Raja Abdullah II untuk mengonsolidasikan keamanan dan stabilitas," ujar Kerajaan Maroko.


Kerajaan mengatakan, pernyataan itu merupakan ekspresi konkret dari ikatan sejarah dan keluarga yang kuat yang menyatukan dua penguasa dan dua Keluarga Kerajaan.

Pada Sabtu (3/4), otoritas menangkap sejumlah tokoh atas dugaan berusaha untuk mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Mantan Putra Mahkota Pangeran Hamzah dalam sebuah video mengungkap dirinya telah menjadi tahanan rumah karena dianggap melakukan konspirasi dengan pihak asing untuk mengguncang kerajaan.

Selain Hamzah, sejumlah orang yang diduga ikut dalam skenario itu dan ditangkap adalah kepala pengadilan kerajaan periode 2007-2008, Bassem Awadallah dan seorang kerabat kerajaan, Sherif Hassan bin Zaid.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya