Berita

Tentara keamanan India menolong korban penyerangan kelompok Maois/Net

Dunia

Turki Kutuk Serangan Pemberontak Maois Yang Tewaskan 22 Tentara India

SENIN, 05 APRIL 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Turki ikut mengeluarkan kecaman atas serangan yang dilakukan oleh kelompok Maois yang mematikan di negara bagian Chhattisgarh pusat India pada Minggu (4/4) waktu setempat.

Lewat pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negerinya, Turki mengutuk dan menyatakan kesedihannya atas peristiwa yang disebut sebagai serangan yang terbesar dalam beberapa tahun.

"Kami sedih mengetahui bahwa banyak personel keamanan India tewas dan banyak yang terluka setelah aksi teroris yang menargetkan pasukan keamanan di negara bagian Chhattisgarh di India," kata Kemenlu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (5/4).


"Kami menawarkan simpati kami kepada kerabat dari mereka yang kehilangan nyawa dalam serangan itu dan berharap cepat sembuh bagi yang terluka," lanjut pernyataan itu.

"Kami mengutuk tindakan teroris ini, berbagi kesedihan pemerintah dan rakyat India dan menyampaikan belasungkawa yang tulus," tambahnya.

Sedikitnya 22 personel keamanan India tewas dan 32 lainnya cedera dalam serangan besar Maois di Chhattisgarh pada hari Sabtu (3/4).

"Kami dapat memastikan bahwa 22 anggota pasukan India telah dibunuh oleh pejuang Maois," kata seorang pejabat senior pemerintah di Raipur, ibu kota Chhattisgarh, seperti dikutip dari Reuters.

Korban tewas adalah yang terbesar bagi pasukan keamanan India yang memerangi gerilyawan sayap kiri sejak 2017.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya