Berita

Menlu China Wang Yi dari Menlu Filipina Teodoro Locsin di Kota Nanping, Provinsi Fujian, Jumat 2 April 2021/Net

Dunia

Menlu Filipina: Tanpa Dukungan China, Sulit Bagi Kawasan Dan Dunia Untuk Pulih Dari Pandemi

SABTU, 03 APRIL 2021 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri Wang Yi telah mengadakan pertemuan dengan mitranya dari Filipina, Teodoro Locsin di Kota Nanping, Provinsi Fujian, pada Jumat (2/4) waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Wang mengatakan bahwa pemerintah China bersedia bekerja sama dengan Filipina untuk menerapkan Declaration on Conduct of Parties in the South China Sea (DOC) dan mempromosikan konsultasi tentang Kode Etik (COC) di Laut China Selatan.

"Kedua negara harus melakukan upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan dan momentum pembangunan hubungan bilateral," kata Wang, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (2/4).


Untuk memperkuat hubungan bilateral, Wang menekankan kerja sama di berbagai bidang seperti vaksin dan pembangunan bersama Belt and Road, serta bidang-bidang baru seperti perdagangan elektronik lintas batas.

Memperhatikan bahwa tahun 2021 menandai peringatan 30 tahun berdirinya hubungan dialog antara China dan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), ia mengatakan bahwa China siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN termasuk Filipina untuk mendorong implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Sementara pada bagiannya, Locsin mengatakan Filipina berterima kasih kepada China karena telah menyediakan pasokan anti-epidemi terutama vaksin untuk mendukung perjuangannya melawan Covid-19, menekankan bahwa China tidak menyediakan vaksin untuk terlibat dalam "diplomasi vaksin".

"Tanpa dukungan China, akan sulit bagi kawasan dan dunia untuk pulih dari pandemi," kata menteri luar negeri Filipina.

Locsin juga mengatakan bahwa Filipina menyambut baik usulan China untuk mengadakan pertemuan khusus menteri luar negeri China-ASEAN, dan Filipina, bersama dengan negara-negara ASEAN, akan secara aktif mempelajari Inisiatif Global tentang Keamanan Data yang diusulkan China.

Pertemuan Wang dengan Locsin adalah yang keempat, setelah sebelumnya Menlu bertemu dengan tiga diplomat negara anggota ASEAN lainnya termasuk Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya