Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Perang Vaksin Berkobar, Retno Marsudi Minta China Perkuat Komitmen Dengan Indonesia

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 22:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 tengah menjadi primadona dan kebutuhan yang sangat mendesak bagi dunia untuk bisa menangani pandemi. Hal itu membuat sejumlah negara berusaha untuk mengisolasi vaksin yang memicu perseteruan yang saat ini disebut sebagai "perang vaksin".

Isu tersebut pun menjadi salah satu pembahasan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dalam pertemuan bilateral di China.

Retno mengatakan, pembatasan dan larangan ekspor vaksin oleh negara-negara produsen dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sangat berpengaruh pada rantai pasok vaksin global.


"Jika pembatasan dan pelarangan ini terus terjadi, maka dikhawatirkan akan semakin lama dunia dapat lepas dari pandemi secara bersama dan akan semakin lama pemulihan ekonomi dapat dilakukan secara bersama," ujar Retno dalam konferensi virtual dari Kota Wuyi, Provinsi Fujian, China, Jumat (2/4).

Sebagai salah satu co-chair COVAX AMC Engagement Group, Retno mengatakan, ia bertanggung jawab untuk terus menyerukan kerja sama atas kesetaraan akses vaksin. Untuk itu, ia membahas kembali upaya penguatan kerja sama vaksin bersama Wang Yi.

"Untuk jangka pendek, Indonesia mengharapkan agar pemerintah RRT akan terus memberikan dukungan agar pengiriman vaksin yang telah menjadi komitmen yang mengikat (binding commitment) dapat dilakukan sesuai jadwal yang ada," tekannya.

Sementara jangka panjang, Retno dan Wang Yi juga memperkuat kerja sama vaksin untuk menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin di Asia Tenggara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya