Berita

Gubernur Papua, Lukas Enembe/Net

Dunia

Masuk Papua Nugini Lewat Jalur Tikus, Gubenur Lukas Enembe Dideportasi

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 16:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas imigrasi Papua Nugini (PNG) telah mendeportasi Gubernur Papua Lukas Enembe setelah memasuki negara itu secara ilegal melalui jalur tikus.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua, Novianto Sulastono menjelaskan, deportasi dilakukan karena Lukas tidak membawa dokumen resmi keimigrasian, seperti paspor dinas, visa, dan exit permit.

Tidak sendiri, Lukas ditemani oleh kerabatnya, Hendrik Abodondifu dan Eli Wenda, yang juga dinyatakan masuk ke PNG secara ilegal dan harus dideportasi.


"Jadi yang deportasi itu Pemerintah Papua Nugini," ujar Novianto pada Jumat siang (2/4), seperti dikutip dari RMOLPapua.

Untuk kembali pulang ke Papua, Lucas dan dua kerabatnya harus melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Jayapura. Sehingga Konsulat Jenderal RI untuk Vanimo mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang berlaku satu kali perjalanan.

Selain itu, Konsul Jenderal RI untuk Vanimo, Allen Simarmata juga mendampingi proses kepulangan sang gubernur ke Indonesia.

Lukas sendiri mengaku telah melakukan kesalahan karena melintasi negara tanpa proses keimigrasian. Ia menyeberang dari Pasar Skouw di perbatasan menggunakan ojek.

Ia mengungkap berada di PNG selama dua hari untuk menjalani pengobatan terapi saraf di kakinya.

"Saya pergi berobat, saya mau sehat," ucapnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya