Berita

Vaksin AstraZeneca/Net

Dunia

Australia Selidiki Vaksin AstraZeneca Usai Temukan Kasus Pembekuan Darah

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kasus pembekuan darah terkait vaksin Covid-19 AstraZeneca muncul di Australia, memicu penyelidikan dari otoritas setempat.

Wakil Kepala Tugas Medis Australia, Profesor Michael Kidd pada Jumat (2/4) mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.

Sebelumnya media Australia melaporkan, seorang pria berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit Melbourne dengan pembekuan darah setelah disuntik vaksin AstraZeneca.


"Penyidik saat ini belum mengonfirmasi hubungan sebab akibat dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca, tetapi penyelidikan sedang berlangsung," kata Kidd, seperti dikutip Reuters.

Kidd mengatakan, rincian lebih lanjut akan muncul pada Sabtu (3/4).

Sementara itu, Administrasi Barang Terapeutik Australia (TGA), badan pengatur pengobatan dan terapeutik, sebelumnya telah mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca tidak terkait dengan peningkatan risiko penggumpalan darah secara keseluruhan.

Selain Australia, sejumlah negara Eropa juga sebelumnya telah menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca karena kasus serupa.
Negara-negara tersebut di antaranya adalah Jerman, Denmark, Islandia, Spanyol, Norwegia, Italia, hingga Austria. Tetapi banyak di antaranya yang sudah melanjutkan kembali penggunaan setelah dinyatakan aman oleh otoritas obat Uni Eropa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya