Berita

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez/Net

Dunia

Tentara Venezuela Ringkus 30 Anggota Kelompok Bersenjata Kolombia Di Perbatasan

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez mengumumkan kematian dua tentaranya akibat terkena ledakan ranjau darat selama operasi melawan kelompok bersenjata di sepanjang perbatasan Kolombia pada Kamis (1/4) waktu setempat.

Selain korban tewas, sembilan tentara lainnya dilaporkan cedera dalam operasi tersebut.

Lopez melaporkan, selama konfrontasi, militer berhasil menahan lebih dari 30 penjahat Kolombia dan menonaktifkan enam bahan peledak yang ditempatkan di jalan raya di daerah tersebut.


“Sebanyak sembilan teroris dinetralkan, 31 tahanan ditempatkan di bawah perintah Pengadilan Militer dengan tindakan penahanan, enam alat peledak dinonaktifkan di jalan raya di kawasan itu, sembilan kamp dihancurkan, termasuk satu yang digunakan untuk pengolahan pasta kokain," katanya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (2/4).

Selain itu, Lopez juga mengatakan bahwa pihaknya berhasil menyita senjata, peralatan komunikasi, komputer, serta prekursor kimia.

 Akibat konfrontasi ini, lebih dari 3.000 warga Venezuela telah meninggalkan daerah itu, dan melintasi perbatasan ke Kolombia.

Situasi tersebut memperburuk hubungan yang sudah tegang antara pemerintah kedua negara.

Lopez mengecam "persetujuan" yang telah diambil pemerintah Kolombia terhadap kelompok-kelompok yang tidak teratur itu.

Sementara itu, Presiden Kolombia Ivan Duque menuduh pemerintah Presiden Nicolas Maduro melindungi para pembangkang dari kelompok gerilya FARC dan ELN.

Kedua pemerintah masing-masing membantah tuduhan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya