Berita

Korea Utara/Getty Images

Dunia

Penasihat Keamanan Nasional AS-Jepang-Korsel Bertemu, Bahas Strategi Menghadapi Korut

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pertemuan khusus di Annapolis, Maryland disiapkan untuk membahas kebijakan terhadap Korea Utara oleh Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, dan Jepang.

Pertemuan pada Jumat (2/4) itu akan dihadiri oleh penasihat keamanan nasional ketiga negara, yaitu Jake Sullivan dari AS, Shigeru Kitamura dari Jepang, dan Suh Hoon dari Korea Selatan, seperti dikutip Reuters.

Berlokasi di Akademi Angkatan Laut AS, kegiatan itu menjadi pertemuan tingkat paling senior antara ketiga negara sejak Joe Biden mengambil alih kekuasaan pada 20 Januari.


Menurut seorang pejabat senior AS pada Kamis (1/4), Washington akan mengungkap kebijakan terhadap Pyongyang dalam pertemuan tersebut. Ketiga negara juga akan membahas peluncuran rudal, situasi Covid-19 di Korea Utara, hingga diplomasi antara Pyongyang dan China.

"Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa kami memiliki pemahaman yang mendalam dan bersama tentang keadaan yang terjadi di semenanjung, di Korea Utara," ujarnya.

Pekan lalu, Biden menyebut AS tetap terbuka untuk berdiplomasi dengan Korea Utara meskipun terdapat uji coba rudal balistik yang dilakukan Pyongyang.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan  denuklirisasi akan tetap menjadi pusat kebijakan dan setiap pendekatan ke Pyongyang harus dilakukan dengan sekutu dekat, termasuk Jepang dan Korea Selatan.

Pendahulu Biden, Donald Trump, mengadakan tiga pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tetapi tidak mencapai terobosan denuklirisasi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya