Berita

Presiden Steinmeier disuntik vaksin di Rumah Sakit Militer Berlin pada hari Kamis/Net

Dunia

Terima Suntikan AstraZeneca, Presiden Jerman Tegaskan Percaya Pada Vaksin Yang Disetujui Pemerintah

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menerima vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca pada Kamis (4/1) waktu setempat. Usai diinokulasi, Steinmeier langsung meminta warga untuk ikut berpartisipasi melakukan vaksinasi.

Politisi berusia 65 tahun itu menerima suntikan di sebuah rumah sakit militer di Berlin. Untuk menarik dan mendorong minat warga agar melakukan vaksinasi, dia juga membagikan foto saat dirinya menerima suntikan vaksin tersebut.
 
"Saya percaya vaksin yang disetujui di Jerman," katanya dalam pernyataan yang diposting di media sosial, seperti dikutip dari The Local, Kamis (1/4).


“Vaksinasi adalah langkah penting untuk keluar dari pandemi. Manfaatkan peluang tersebut. Bergabunglah!" serunya.

Sejauh ini, kampanye vaksinasi nasional Jerman belum mencapai kecepatan yang diinginkan bahkan tiga bulan setelah dimulai, karena penundaan produksi, masalah logistik, serta kebingungan dan adanya keraguan di antara beberapa warga.

Pemerintah Jerman awal pekan ini memutuskan untuk menangguhkan penggunaan rutin vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun, karena efek samping yang jarang namun serius di antara penerima vaksin yang lebih muda.

Badan Obat-obatan Eropa (European Medicines Agency / EMA) mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka tidak menemukan faktor risiko khusus, termasuk usia dan jenis kelamin, untuk vaksin AstraZeneca, tetapi juga mencatat bahwa mereka sedang melakukan analisis lebih lanjut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya