Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Demokrat Punya Keyakinan Kuat Kemenkumham Adil Dan Objektif

RABU, 31 MARET 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

DPP Partai Demokrat merasa yakin pemerintah akan adil dan objektif dalam menyikapi adanya Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) yang dipimpin Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Optimisme semakin tinggi lantaran pemerintah sudah menyebut bahwa acuan kasus ini adalah AD/ART 2020 yang sah dan memiliki surat keputusan (SK).

"Kami memiliki keyakinan kuat, pemerintah akan memutus kasus ini dengan objektif dan adil. Bersandar kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, UU 2/2008 jo. 2011 tentang Parpol, Permenkumham 34/2017," ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Rabu (31/3).


Lebih lanjut, dia berharap agar pengumuman dari pemerintah pada siang nanti bisa membuat kader Demokrat kembali fokus bekerja untuk rakyat. Tidak seperti beberapa bulan terakhir yang disibukkan dengan adanya gangguan eksternal

"Rakyat sedang susah karena dilanda pandemi dan resesi ekonomi, dan pemerintah butuh bantuan semua pihak agar kita semua dapat menjalani dan melewatinya dengan baik. Mari, kita terus membantu rakyat, dimanapun," ujar Herzaky.

Pada siang ini, Kemenkumham akan memberi pengumuman mengenai konflik di Demokrat. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly sendiri sudah memastikan bahwa pemerintah akan bersikap objektif terkait sengkarut yang terjadi di partai Demokrat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya