Berita

Duta Besar AS untuk Palau John Hennessey-Niland/Net

Dunia

Setelah 42 Tahun, Duta Besar AS Kunjungi Taiwan Untuk Pertama Kalinya Sejak Hubungan Terputus Di Era Jimmy Carter

SELASA, 30 MARET 2021 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Palauan Surangel Whipps Jr tiba di Taiwan pada Minggu (28/3). Kedatangannya ke negara itu didampingi oleh Duta Besar AS untuk Palau John Hennessey-Niland.

Ini adalah kunjungan pertama delegasi AS sejak hubungan diplomatik antara negara itu terputus 42 tahun lalu. Dengan begitu John Hennessey-Niland menjadi duta besar AS pertama yang mengunjungi Taiwan dalam kapasitas resmi sejak mantan Presiden Jimmy Carter memutuskan hubungan dengan Taipei dan mendukung Beijing pada 1979, seperti yang dilaporkan Taiwan News.

Kunjungan Presiden Palau dan Dubes AS untuk menegaskan kembali dukungan mereka dan kerja sama bilateral menjelang dibukanya gelembung pertama penerbangan Palau-Taiwan pada Kamis (1/4) mendatang.  


Hennessey-Niland termasuk pejabatyang sangat menentang China. Selama sidang konfirmasi pada tahun 2019, ia secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Taiwan Allies International Protection and Enhancement Initiative (TAIPEI).

Selama persidangan, dia mengatakan bahwa dia yakin duta besar Amerika memiliki tanggung jawab untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka dengan China atas ancaman ekonomi dan politiknya terhadap sekutu Taiwan. Dia juga meminta Washington untuk menghukum Beijing karena 'perilaku jahatnya'.

Hennessey-Niland mengatakan UU TAIPEI akan memberikan kontribusi penting untuk mendukung sekutu diplomatik Taiwan seperti Palau.

"Taiwan adalah mitra penting AS dan negara-negara Indo-Pasifik dan bahwa AS dan Taiwan dapat berbuat lebih banyak untuk membantu negara-negara kepulauan Pasifik," kata Hennessey-Niland.

Pengamat Taiwan mengatakan bahwa kini AS tidak lagi membatasi diri pada parameter Undang-Undang Hubungan Taiwan. AS saat ini tidak cemas untuk berinteraksi dengan negara Asia Timur itu melalui duta resmi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya