Berita

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro/Net

Dunia

Venezuela Ajukan Pembelian Vaksin Lewat Skema Barter Dengan Minyak

SENIN, 29 MARET 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 menjadi kebutuhan paling utama setiap negara saat ini. Ada beragam cara untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Venezuela sendiri berupaya untuk melakukan barter vaksin Covid-19 dengan minyak.

Lewat pidato yang disiarkan di televisi pemerintah pada Minggu (28/3), Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengusulkan pembayaran vaksin Covid-19 dengan minyak.

Maduro mengatakan Venezuela sedang bekerja untuk membayar vaksin dari mekanisme COVAX yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Caranya melalui dana Venezuela yang dibekukan di rekening luar negeri karena sanksi, dan pengiriman minyak.


"Venezuela memiliki kapal minyak dan memiliki pelanggan yang akan membeli minyak kami. Kami menyiapkan minyak untuk vaksin, tapi kami tidak akan meminta siapa pun," ujar Maduro, seperti dikutip Reuters.

Ekspor minyak mentah Venezuela yang dilanda krisis telah anjlok ke level terendah dalam beberapa dekade sejak Washington memberi sanksi kepada perusahaan minyak negara Petroleos de Venezuela pada 2019.

Sanksi itu membuat ekspor minyak Venezuela ke Amerika Serikat terhenti, dan menghalangi banyak pelanggan lain untuk membeli minyak Venezuela juga.

Hingga saat ini, Venezuela telah menerima dosis vaksin dari sekutunya, Rusia dan China. Pemerintah dan oposisi telah melakukan pembicaraan dengan Pan American Health Organisation (PAHO) mengenai akses Venezuela ke vaksin melalui COVAX. Tetapi pekan lalu Venezuela mengatakan tidak akan menerima vaksin AstraZeneca, salah satu vaksin utama yang digunakan oleh COVAX di Amerika Latin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya