Berita

Senior Partai Demokrat, Max Sipacua/Ist

Politik

Ungkit Kasus Hambalang, Demokrat Kubu Moeldoko: Hanya Ibas Yang Belum Diraba

KAMIS, 25 MARET 2021 | 20:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Nama Edhie Baskoro Yudhoyono kembali disebut berkenaan dengan kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

Hal tersebut dikatakan senior Partai Demokrat, Max Sopacua sebagaimana yang pernah disampaikan eks Ketum Demokrat, Annas Urbaningrum terkait adanya dugaan keterlibatan Ibas yang kini menjabat Ketua Fraksi Demokrat DPR RI.

"Pak Anas menyampaikan, Pak Anas dapat berapa, Ibas dapat berapa, dan lain-lain dapat berapa," kata Max saat konferensi pers di Hambalang, Bogor, Kamis (25/3).


Soal kasus Hambalang, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko itu menyebut sejumlah nama telah diproses hukum, seperti Angelina Sondakh hingga Andi Mallarangeng, kecuali putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

"Ya masih Ibas sendiri belum diraba. Ibas sudah disebutkan saksi berapa banyak? Yulianis menyebutkan juga, yang masuk penjara kan kita tahu siapa saja," sentil Max.

Hal itu, menurut Max menjadi salah satu alasan pihaknya menggelar konpers di Desa Hambalang, tempat megaproyek yang ia sebut menjadi awal mula kehancuran Demokrat.

"Makanya kita kembali ke Hambalang supaya tahu, Hambalang ini adalah starting point kami lagi. Bukan untuk korupsi, tapi untuk maju ke depan membela negara," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya