Berita

Presiden Arif Alvi/Net

Dunia

Presiden Pakistan: Keinginan Kami Untuk Damai Tidak Boleh Ditafsirkan Sebagai Kelemahan

KAMIS, 25 MARET 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pakistan memiliki kemampuan untuk mempertahankan integritas dan kedaulatan teritorialnya. Ini secara tegas menyatakan bahwa setiap kesalahan yang terjadi akan menerima tanggapan yang sesuai.

Presiden Arif Alvi menyampaikan hal itu di peringatan Hari Pakistan, Rabu (24/3) dan menegaskan kembali bahwa ia bersama jajaran dan rakyat akan mempertahankan kemerdekaan dengan segala cara.

"Pakistan menginginkan perdamaian, keamanan dan pembangunan di seluruh kawasan dan juga telah mengambil langkah-langkah praktis untuk mencapai tujuan itu," kata Presiden, seperti dikutip dari media lokal Geo News.


Pakistan ingin bergerak maju dengan niat baik dan perdamaian, ujar Presiden. "Tetapi keinginan kami untuk perdamaian tidak boleh ditafsirkan sebagai kelemahan kami."

Alvi menekankan bahwa Pakistan adalah kekuatan nuklir yang besar. Selain kemajuan di bidang sosial ekonomi, negara telah mencapai kemandirian di bidang pertahanan. Alvi menyatakan kepuasannya bahwa Pakistan juga mengekspor produk pertahanannya.

Dalam Parade Militer pada peringatan Pakistan Day, terlihat iring-iringan pasukan tempur yang gagah. Pakistan sengaja memamerkan kekuatan militernya dalam parade akbar itu. Parade militer tradisional adalah acara besar dalam perayaan yang diadakan di Lapangan Parade dekat perbukitan Shakarparian, tidak jauh dari ibu kota.  yang terkenal di ibu kota federal.

Kontingen dari tiga angkatan bersenjata dan pasukan keamanan lainnya melakukan pawai, sementara jet tempur akan melakukan manuver aerobatik.

Kepala Staf Udara Marsekal Zaheer Ahmad Babar Sidhu memimpin formasi pesawat terbang melintasi PAF.

Selain menyanjung kemajuan pertahanan negaranya, Alvi juga menyuarakan keprihatinan serius atas situasi hak asasi manusia di Kashmir yang diduduki India, presiden mengatakan penyelesaian sengketa Kashmir sangat penting untuk memastikan perdamaian di Asia Selatan.

Dia mengatakan seluruh negara Pakistan berdiri di samping saudara-saudari Kashmir mereka di jam persidangan ini. Dia mengatakan Kashmir adalah urat nadi Pakistan dan kami akan terus meningkatkan suara mereka di semua forum.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya