Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump Beberkan 'Hidayah' Yang Didapat Setelah Didepak Dari Twitter

SELASA, 23 MARET 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Donald Trump tampak mencoba mencari sisi positif setelah ia diblokir dari platform media sosial kesayangannya, Twitter, yang telah ia gunakan selama 11 tahun.

Dalam sebuah wawancara dengan Newsmax, mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu mengaku tidak menyesalkan langkah Twitter yang memblokirnya.

Setelah insiden kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari, Twitter menjadi salah satu platform media sosial pertama yang menangguhkan akun Trump secara permanen. Langkah serupa dilakukan oleh Facebook, YouTube, hingga Snapchat.


Akibatnya, Trump lebih rajin mengeluarkan siaran pers, walaupun sudah tidak lagi berada di Gedung Putih. Namun siaran pers membantu mengekspresikan pemikirannya ke dalam tulisan yang lebih panjang daripada sekadar cuitan.

"Terus terang, itu lebih elegan daripada mencuit. Saya pikir saya menjadi lebih baik dan lebih banyak liputan dengan itu daripada yang saya lakukan dengan tweet,"  ujar Trump, seperti dikutip The Telegraph, Selasa (23/3).

Trump mengatakan, ia juga lebih punya banyak waktu luang setelah tidak lagi menggunakan Twitter, di mana ia memiliki hampir 90 juta pengikut. Bahkan ia lebih terhindar dari masalah.

"Anda melakukannya lebih sedikit, waktu yang dibutuhkan lebih sedikit. Ini mungkin bentuk yang lebih baik dan semua orang menunggu Anda," jelas Trump.

"Menge-tweet membuat Anda mendapat masalah karena Anda me-retweet orang dan Anda mengetahui bahwa retweet itu tidak begitu bagus," tambahnya.

Meski begitu, pada Minggu (21/3), manajer kampanye Trump, Jason Miller mengungkap, saat ini sang mantan presiden tengah menyiapkan platform media sosial sendiri sebagai alternatif dari Twitter.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya