Berita

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Ist

Presisi

Survei: Mayoritas Anak Muda Percaya Jenderal Listyo Sigit Mampu Nakhodai Polri

MINGGU, 21 MARET 2021 | 21:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia dinilai sudah tepat.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 4 sampai 10 Maret 2021.

"Mayoritas menilai sangat tepat/tepat atas keputusan Presiden Joko Widodo telah melantik Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri yang baru," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (21/3).


Secara rinci, responden yang menilai penunjukan Listyo Sigit sebagai Kapolri sangat tepat sebanyak 5,0 persen. Kemudian yang menilai tepat ada 45,4 persen.

Sedangkan responden yang menilai pemilihan tersebut tidak tepat hanya 5,6 persen, dan 0,1 menilai sangat tidak tepat. Untuk yang tidak memilih atau tidak menjawab ada 4,39 persen.

Mayoritas pemilih juga menilai mantan Kabareskrim Polri itu akan mampu menjalankan tugasnya sebagai rang nomor satu di Polri. Sebanyak 8,3 persen responden menilai sangat yakin, 52,8 cukup yakin.

Kemudian yang menilai kurang yakin terhadap kepemimpinan Listyo Sigit ada 5,9 persen, yang tidak yakin sama sekali ada 0,3 persen. Unutk yang tidak memilih atau tidak menjawab ada 32,8 persen.

"Mayoritas sangat/cukup yakin Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu menjalankan tugas sebagai Kapolri," demikian Burhanuddin Muhtadi.

Survei tersebut dilakukan pada 4-10 Maret 2021 terhadap 1.200 responden yang dilakukan melalui sambungan telepon. Responden dipilih berdasarkan usai 17 sampai 21 tahun. Margin of error kurang lebih sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya