Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Soft Opening Jafest 2021, Ketua IKA Unpad Ajak Pelaku Ekonomi Bangkit Pulihkan Ekonomi

MINGGU, 21 MARET 2021 | 00:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ikatan Keluarga Alumni Unpad (IKA Unpad), Ikatan Alumni ITB (IA ITB), Ikatan Alumni UI (Iluni UI), dan Himpunan Alumi IPB (HA IPB) bekerja sama menggelar Jabar Culture and Tourism Festival (JaFest) 2021. Soft opening dilakukan secara virtual, di Kebun Raya Bogor, Sabtu (20/3).

Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan mengatakan, JaFest 2021 merupakan sumbangsih para alumni perguruan tinggi nasional untuk membangkitkan perekonomian yang sempat turun akibat pandemi Covid-19.

"Acara ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian nasional melalui pelestarian budaya, ekonomi kreatif dan UMKM, serta promosi pariwisata, khususnya di Jabar," ujar Irawati, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Teh Ira, begitu ia akrab disapa, menjelaskan bahwa JaFest 2021 dirancang untuk mempromosikan sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata agar bisa segera bangkit dan kembali memutarkan roda ekonomi. Ia pun memastikan JaFest 2021 akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Mudah-mudahan dengan upaya yang kami lakukan ini bisa menaikan perekonomian. Supaya kita semua bisa bangkit lagi dan perekonomian maju kembali," katanya.

Dalam pandangan Teh Ira, perekonomian di Jawa Barat menghadapi tantangan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19 yang menerpa tanah air sejak setahun lalu.

Mengutip data dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jabar, Teh Ira menjelaskan, sepanjang 2020 tercatat ada 58.263 UKM, 14.991 pelaku ekraf, 67.234 tenaga kerja yang unpaid leave, serta 2.768 usaha pariwisata terdampak pandemi. Oleh karena itu, melalui JaFest 2021 perekonomian Jabar bisa kembali bangkit termasuk di sektor pariwisata.

Teh Ira meyakini JaFest 2021 adalah salah satu aksi nyata yang dibutuhkan masyarakat untuk membangkitkan gairah perekonomian.

Masih kata Teh Ira, JaFest 2021 sengaja difokuskan di Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Cirebon mengingat daerah-daerah tersebut gudangnya para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, kaya akan budaya dan destinasi wisata serta memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian Jabar.

Dalam rangkaian agenda JaFest 2021 ada satu agenda penting  yang akan jadi katalisator pertumbuhan ekonomi Jabar, yakni JaFest Parekraf dan UMKM Expo yang akan diluncurkan oleh Menteri Sandiaga Uno dan Teten Masduki.

"Dalam expo tersebut telah terdaftar lebih dari 500 pelaku UMKM dan diharapkan dalam jangka waktu sebulan terdapat penambahan lebih dari 1.000 UMKM terdaftar," lanjut Teh Ira.

Selain itu, JaFest 2021 juga akan jadi ajang promosi sektor pariwisata berbasis budaya berupa kegiatan Ulinpiadeuh yang bertujuan untuk menghidupkan kegiatan permainan tradisional.

Setelah acara soft opening Sabtu (20/3), panitia akan menggelar Grand Opening di Gedung Sate Kota Bandung hari ini, Minggu (21/3).

Acara itu akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Akan hadir juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Walikota Bandung Oded M Danial, Walikota Bogor Bima Arya, Walikota Depok Mohammad Idris, Bupati Garut Rudy Gunawan, dan Bupati Cirebon Imron Rosyadi.

"Grand Opening JaFest akan diwarnai dengan Pagelaran Sendratari Sunda Sangkuriang, launching program Ulinpiadeuh, Expo UMKM, dan pameran foto pariwisata Jabar," tutur Teh Ira.

Rangkaian JaFest selanjutnya akan digelar secara daring pada 22, 23, dan 24 Maret 2021 di Kota Bandung dan Kabupaten Garut.

Satu hal yang juga menarik adalah gelaran diskusi peradaban yang akan dilakukan di kereta wisata Jakarta-Cirebon pada 27 Maret 2021, dan dilanjutkan dengan Festival Budaya dan Kuliner Betawi pada Minggu, 28 Maret 2021 di Balaikota Depok.

Dalam rangkaian JaFest 2021, akan ada pemecahan World Record sebagai permainan yang diselenggarakan secara virtual on digital platform terbesar di dunia yang bekerja sama dengan aplikasi TikTok melalui kegiatan Ulinpiadeuh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya