Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemerintah Didesak DPRD Jatim Banyak Rekrut Guru Honorer PAI Jadi PNS

JUMAT, 19 MARET 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPRD Jawa Timur meminta pemerintah segera merekrut guru honorer Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi Pengawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, saat ini banyak guru PAI yang belum berstatus PNS di Jatim dan nasib mereka sangat memprihatinkan.

Menurut anggota Komisi E DPRD Jatim, Zeneiye, saat ini pendidikan lebih berorientasi pada pendidikan karakter, di mana keberadaan guru pendidikan agama Islam sangat penting dan sangat mendesak untuk dipenuhi.

“Saat saya turun di lapangan, status dari guru agama Islam yang masuk PNS sangat kurang. Dihitung rasio dalam sekolah besar rata-rata guru agama Islam hanya satu atau dua saja yang statusnya PNS sehingga tingkat kekurangannya cukup tinggi,” jelasnya saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJatim beberapa waktu lalu.


Politikus PPP ini mengatakan, dengan fakta tersebut, ada aspirasi dari sejumlah guru PAI di daerah, ketika ada rekrutmen PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, agar menjadi usulan Dinas Pendidikan Jatim untuk formasi rekrutmen.

“Kenapa ini harus dilakukan, karena di tingkat kabupaten atau kota, sudah ada formasi usulan untuk sekolah tingkat SD dan SMP. Kalau di tingkat SMA atau SMK harus Dinas Pendidikan Jatim mengajukan formasi pengusulan rekrutmen di PPPK,” jelasnya.

Dibeberkan Zeneiye, pihaknya berharap ke depan ada usulan dari Dinas Pendidikan Jatim untuk status guru PAI tersebut menjadi PPPK.

“Karena selama ini keberadaan guru PAI tersebut diampu oleh guru GTT di daerah. Biar berimbang keberadaannya,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya