Berita

Vaksin Covid-19 Sputnik V/Net

Dunia

Filipina Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sputnik V

JUMAT, 19 MARET 2021 | 10:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Institute Rusia, Sputnik V.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Filipina, Rolndo Enrique Domingo mengumumkan pemberian izin itu dalam konferensi pers pada Jumat (19/3). memberikan izin

"Manfaat yang diketahui dan potensial dari vaksin Gamaleya Sputnik V melebihi risiko yang diketahui dan potensial dari vaksin tersebut," kata  Domingo, seperti dikutip Reuters.


Pengiriman tahap awal dari dua juta dosis vaksin Sputnik V juga diumumkan akan dilakukan secepatnya pada April.

Sebelum Sputnik V, Filipina juga telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Sinovac.

Berdasarkan analisis data uji coba yang ditinjau rekan sejawat, vaksin Sputnik V dinyatakan aman dengan kemanjuran hampir 92 persen terhadap kasus gejala Covid-19, dan perlindungan penuh untuk gejala parah.

Selain itu, ilmuwan Rusia juga mengatakan Sputnik V efektif melindungi dari mutasi virus corona.

Di Filipina sendiri, telah dilaporkan kasus varian baru virus corona yang ditemukan pertama kali di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya