Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov/Net

Dunia

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov Akan Kunjungi China Pada 22-23 Maret 2021

JUMAT, 19 MARET 2021 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dijadwalkan akan mengunjungi China pada 22 dan 23 Maret mendatang, di tengah upaya kedua negara untuk lebih memperkuat hubungan dekat melawan rencana pemerintahan Biden mengejar kebijakan yang keras terhadap Beijing dan Moskow pada sejumlah masalah termasuk masalah manusia. pelanggaran hak.

Kunjungan Lavrov, diplomat tertinggi Rusia, akan berlangsung setelah 'dialog strategis tingkat tinggi' antara Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan, dan diplomat senior China Yang Jiechi dan Wang dari Kamis di Anchorage, Alaska.

Rencana kunjungan Lavrov disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian dalam konferensi peres rutin pada Kamis (18/3) waktu setempat, seperti dilaporkan Global Time.


Zhao mengungkapkan bahwa selama kunjungannya di China, Lavrov akan mengadakan pembicaraan bersama Penasihat Negara China sekaligus Menteri Luar Negeri Wang Yi.

Keduanya dilaporkan akan membahas hubungan bilateral dan pertukaran tingkat tinggi baru-baru ini. Selain itu mereka berdua akan bertukar pandangan tentang masalah internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama.

Wang dan Lavrov telah melakukan delapan panggilan telepon dan dua pertemuan pada tahun 2020. Sejak 2021, kedua diplomat tersebut telah melakukan satu panggilan telepon, dan Rusia adalah negara yang paling banyak dikunjungi oleh delegasi tingkat tinggi China pada tahun 2020.

2021 menandai 20 tahun sejak penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Bertetangga Baik dan Ramah antara China dan Rusia. Kunjungan Lavrov merupakan tur pertama Menlu Rusia ke China sejak munculnya wabah Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya