Berita

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken/Net

Dunia

AS Desak China Untuk Tekan Korea Utara Agar Selesaikan Denuklirisasi

KAMIS, 18 MARET 2021 | 17:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mendesak China untuk menekan Korea Utara agar bisa menyelesaikan komitmen denuklirasi.

Desakan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, bersama Menteri Pertahanan Lloyd Austin, ketika melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong dan menteri Pertahanan Suh Wook pada Kamis (18/3).

Dalam pertemuan tersebut, Blinken menegaskan kembali komitmen AS untuk denuklirisasi Semenanjung Korea. AS dan Korea Selatan juga berkomitmen bahwa peninjauan kebijakan Korea Utara akan diselesaikan dalam beberapa pekan ke depan.


"Kami berkomitmen untuk denuklirisasi Korea Utara, mengurangi ancaman yang lebih luas yang ditimbulkan oleh DPRK ke Amerika Serikat, dan sekutu kami, serta meningkatkan kehidupan semua orang Korea, termasuk rakyat Korea Utara, yang terus menderita secara meluas dan pelanggaran sistematis di tangan pemerintah yang represif," ujar Blinken, seperti dikutip Sputnik.

Blinken kemudian menagtakan China masih memainkan peran penting dalam denuklirisasi Semenanjung Korea karena hubungannya yang unit dengan Pyongyang.

"Beijing memiliki kepentingan, kepentingan pribadi yang jelas dalam membantu mengejar denuklirisasi DPRK. Karena ini adalah sumber ketidakstabilan, itu adalah sumber bahaya dan jelas merupakan ancaman bagi kami dan mitra kami, tetapi China memiliki kepentingan nyata dalam membantu mengatasi ini," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Son Hui mengatakan Pyongyang akan terus mengabaikan setiap kontak dari AS, kecuali Washington mengakhiri kebijakan permusuhan terhadap Korea Utara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya