Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Kekayaan Trump Anjlok Rp 10 Triliun Selama Jadi Presiden AS

KAMIS, 18 MARET 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekayaan bersih mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengalami penurunan karena dihantam pandemi Covid-19.

Bloomerg Billionaires Index menunjukkan, kekayaan Trump turun sekitar 700 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10 triliun (Rp 14.300/dolar AS), menjadi 2,3 miliar dolar AS.

Bloomberg menganalisis dokumen keuangan dari Mei 2016 hingga Januari 2021, untuk menghitung kekayaan Trump sebelum dan sesudah menjadi presiden AS.


Berdasarkan perkiraan Bloomberg, kekayaan Trump mengalami penurunan 26 persen dalam nilai kepemilikan properti.

Hantaman dari pandemi Covid-19 menghancurkan kekayaan Trump. Nilai armada pesawat dan lapangan golfnya juga mengalami penurunan.

Sekitar tiga perempat kekayaan Trump berasal dari real estate. Trump juga memiliki, mengelola atau melisensikan namanya ke sekitar selusin hotel dan resor, ditambah 19 lapangan golf.

Meskipun golf menjadi populer selama pandemi, namun dua lapangan Trump di Skotlandia secara konsisten kehilangan uang.

Setelah kerusuhan di Capitol Hill pada Januari, Asosiasi Pegolf Profesional (PGA) mengakhiri perjanjian untuk menjadi tuan rumah turnamen kejuaraan 2022 di lapangan golf Mr Trump di New Jersey.

Deutsche Bank juga enggan berbisnis dengan Trump usai kerusuhan di Capitol Hill.

Trump juga memiliki armada pesawat yang mencakup Boeing 757, namun nilainya semakin turun selama bertahun-tahun.

Selama masa kepresidenannya, keuangan Trump secara teratur menjadi sorotan dan dia sangat merahasiakan tentang berapa banyak pajak yang dia bayarkan.

Bulan lalu, Mahkamah Agung memerintahkan Trump untuk menyerahkan pengembalian pajak dan catatan keuangan lainnya kepada jaksa di New York.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya