Berita

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson/Net

Dunia

Buktikan Keamanan Vaksin, PM Boris Johnson Siap Disuntik Dosis AstraZeneca

KAMIS, 18 MARET 2021 | 13:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan akan disuntik vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford untuk membuktikan keamanannya.

Di parlemen pada Rabu (17/3), Johnson menepis pertanyaan mengapa beberapa negara menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca, seperti dimuat AFP.

"Saya akhirnya mendapat berita dan saya harus mendapatkan suntikan saya sendiri, dengan sangat cepat, saya senang mengetahuinya. Ini pasti Oxford AstraZeneca, yang akan saya miliki," ujarnya.


Johnson yang berusia 56 tahun merupakan ketegori yang akan segera divaksinasi. Ia juga telah menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan bekerja dengan sangat baik.

Inggris memulai program vaksinasi massal pada Desember tahun lalu. Inggris sekarang telah memberi lebih dari 25 juta orang dengan dosis pertama vaksin Covid-19, termasuk 11 juta dosis dari AstraZeneca.

Selain AstraZeneca, Inggris juga menggunakan vaksin Pfizer dan BioNTech.

Beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Prancis, dan Spanyol telah menangguhkan vaksinasi dengan AstraZeneca setelah adanya sejumlah kasus pembekuan darah.

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan AstraZeneca menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan pembekuan darah terkait dengan vaksin.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya