Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristianto/Net

Politik

Sangat Loyal Dan Berintegritas, Hasto Kristianto Berpeluang Besar Geser Megawati Di PDIP

KAMIS, 18 MARET 2021 | 12:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hasto Kristianto dianggap mempunyai peluang yang sangat besar untuk memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggantikan posisi Megawati Soekarnoputri.

Hal itu disampaikan oleh Dosen komunikasi politik Universitas Bhayangkara Jaya, Diah Ayu Permatasari.

Menurut Diah, PDIP memiliki beberapa tokoh yang loyal dan mempunyai komitmen tinggi terhadap partainya.


"Melihat sejarah dan perjuangan PDIP sampai saat ini, tidak diragukan toko-tokoh ini yang 'menjaga' marwah partai termasuk diantaranya ketokohan Ibu Mega sendiri," ujar Diah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/3).

Tokoh PDIP yang dimaksud salah satunya adalah Hasto Kristianto yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

"Melihat sepak terjang Hasto yang sangat loyal dan punya integritas, yang saat ini juga memegang kepercayaan yang tinggi dari Ibu Mega, peluang beliau sangat besar untuk menjadi pemimpin partai," kata Diah.

Meskipun kata Diah, masih ada peluang dari kandidat lain atau dari keluarga besar dari Presiden Soekarno.

"Pemilihan ketum partai yang mungkin masih melekat figur Ibu Mega sebagai tokoh di PDIP, semua kembali kepada Ibu Mega dimana penentuannya mempunyai periode yang masih panjang sampai dengan 2024," terang Diah.

Artinya kata Diah, peluang Hasto dan tokoh lainnya untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PDIP masih panjang.

"Pergerakannya masih sangat dinamis dan biasanya menunggu hasil Pemilu di 2024," pungkas Diah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya