Berita

Bendera Venezuela dan Amerika Serikat/Net

Dunia

Sewakan Pesawat Ke Pejabat Venezuela, Warga Florida Dihukum Karena Langgar Sanksi AS

KAMIS, 18 MARET 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang warga asal Florida, Amerika Serikat, harus menghadapi hukuman lebih dari 55 bulan penjara karena melanggar sanksi dengan menyewakan pesawat pribadinya kepada sejumlah pejabat Venezuela.

Ia adalah Mones Coro, dan bukan kali pertama ia melanggar sanksi yang diberlakukan oleh pemerintah AS.

Menurut Departemen Kehakiman AS pada Rabu (17/3), Coro dihukum karena menyediakan penerbangan charter pribadi untuk dua pejabat pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.


"Dia juga akan membayar denda 250 ribu dolar AS dan menjalani dua tahun bebas bersyarat sebagai bagian dari hukuman," lanjut departemen, seperti dikutip Sputnik.

Dua pejabat yang dimaksud departemen merupakan menteri yang pernah menjabat sebagai wakil presiden Venezuela, Tareck Zaidan El Aissami Maadah, dan pengusaha Samark Jose Lopez Bello.

El Aissami sendiri telah ditetapkan sebagai pengedar narkoba oleh Departemen Keuangan AS pada 2017.

Selama lebih dari dua tahun, mulai Februari 2017, Coro berkonspirasi untuk menghindari sanksi dengan menyediakan layanan perjalanan, termasuk sewa jet pribadi, untuk keduanya, serta kerabat dan rekan mereka.

Destinasi sendiri meliputi berbagai negara, termasuk Rusia dan Turki. El Aissami dan Lopez Bello terkadang membayar layanan ini melalui perantara yang mengirimkan uang tunai dalam jumlah besar di Venezuela.

Pada 2018, perusahaan Mones Coro mengatur hingga 25 penerbangan domestik Venezuela untuk kampanye pemilihan kembali Presiden Nicolas Maduro.

Kemudian pada November 2019, Mones Coro mengaku bersalah melanggar sanksi perdagangan narkoba AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya