Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi/Net

Dunia

Dipimpin Menlu Retno, COVAX AMC EG Bahas Mutasi Virus Hingga Penangguhan Vaksin AstraZeneca

KAMIS, 18 MARET 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selaku co-chair COVAX AMC Engagemet Group (AMC EG), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kembali memimpin pertemuan, bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia, Lia Tadesse dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Karina Gould.

Pertemuan virtual itu diselenggarakan pada Rabu (17/3) untuk membahas perkembangan program vaksinasi di dunia, serta distribusi vaksin COVAX.

Retno mengatakan, sejak pertemuan pada Januari, terjadi perkembangan positif, di mana program vaksinasi telah dimulai setidaknya di 131 negara. COVAX sendiri telah mengirim lebih dari 28,3 juta dosis ke lebih dari 46 negara.


"Semua ini memberikan harapan. Mari kita terus bekerja sama untuk menjaga momentum ini," ujar Retno, seperti keterangan tertulis Kemlu.

Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan bahwa COVAX telah berhasil memobilisasi dana sebesar 6,3 miliar dolar AS, dan telah melakukan kesepakatan dengan perusahaan manufaktur vaksin untuk mengamankan 2,3 miliar dosis hingga tahun 2021.

Kendati begitu, COVAX akan melakukan kampanye penggalangan dana tambahan di beberapa pertemuan internasional, seperti G7, G20, hingga Sidang Majelis Umum PBB. Itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vaksin, khususnya bagi negara berkembang dan kurang berkembang.

Terkait mutasi varian baru Covid-19, WHO menyebutkan bahwa mutasi virus adalah sesuatu yang telah diprediksi sejak awal. WHO akan terus memonitor mutasi virus. Namun hingga saat ini varian tidak berdampak negatif terhadap keampuhan vaksin yang dikirim melalui COVAX Facility.

Sementara perihal keputusan beberapa negara untuk menunda penggunaan vaksin AstraZeneca, WHO menyampaikan hingga saat ini nilai manfaat dari vaksin tersebut lebih besar dari risiko yang ditemui. Untuk itu, WHO merekomendasikan vaksinasi dengan AstraZeneca dapat dilanjutkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya