Berita

Presiden Nicolas Maduro/Net

Dunia

Muncul Varian P1 Virus Corona, Maduro Minta Warga Venezuela Tetap Waspada Dan Tingkatkan Tindakan Pencegahan

RABU, 17 MARET 2021 | 18:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Nicolas Maduro kembali menegaskan seruannya kepada warga negara Venezuela untuk terus meningkatkan tindakan pencegahan Covid-19, setahun setelah negara melakukan penerapan penguncian sosial dan kolektif.

Pernyataan tersebut disampaikan Maduro di akun Twitternya pada Selasa (16/3). Ia menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, terutama setelah ditemukannya varian P1 virus corona yang pertama kali terdeteksi di Brasil di beberapa negara bagian.

“Kita bersatu dalam penguncian sosial untuk melawan pandemi Covid-19 setahun yang lalu. Saya meminta Anda untuk memperbarui semangat disiplin dan hati nurani untuk melindungi orang yang kita cintai dalam menghadapi wabah varian Brasil di negara kita,” cuit kepala negara, seperti dikutip dari Prensa Latina, Rabu (17/3).


Pemerintah Venezuela mengaktifkan penguncian kesehatan di wilayah ibu kota dan negara bagian Bolivar tenggara minggu ini karena penyebaran jenis virus baru, yang merebak di negara tetangga.

Merujuk pada aturan tersebut, wilayah Caracas, Miranda, La Guaira, dan perbatasan negara bagian dengan Brasil akan tetap melakukan pembatasan mobilitas dan pengendalian kendaraan guna meredam penyebaran virus.

Selama penilaian situasi epidemiologi baru-baru ini, presiden Venezuela memerintahkan untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan kesehatan dan memperkuat kapasitas rumah sakit untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Maduro juga telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan persepsi risiko dalam menghadapi varian P1, yang lebih menular dan ganas, serta segera pergi ke pusat kesehatan untuk mencegah kasus penyakit yang parah ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya