Berita

Pfizer/Net

Dunia

Setop Produksi, Pfizer Jual Fasilitas Di China Ke Perusahaan Lokal

RABU, 17 MARET 2021 | 17:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer Inc, telah menghentikan produksi obat biosimilar di China. Selain itu, Pfizer juga menjual satu unit fasilitas di kota timur Hangzhou ke WuXi Biologics Inc.

Menurut Pfizer, fasilitas tersebut akan memproduksi tiga biosimilar untuk memenuhi pasar di China.

"Situs tersebut direncanakan untuk memproduksi tiga biosimilar untuk pasar China," ujar Pfizer, seperti dikutip Reuters.


"Pfizer secara komersial dan teknis mengevaluasi produk lain untuk situs tersebut tetapi tidak ada yang mencapai tingkat aktivitas untuk skala situs," tambahnya.

Baik Pfizer maupun WuXi tidak mengungkapkan nilai kesepakatan, atau produk yang akan dibuat.

WuXi mengatakan kesepakatan itu akan memungkinkannya untuk mengatasi permintaan manufaktur yang melonjak untuk zat obat dan produk obat.

Dalam sebuah pernyataan, WuXi menyebut fasilitas tersebut dilengkapi dengan bioreaktor dan mampu mengisi botol dan jarum suntik.

WuXi juga membuat zat vaksin untuk suntikan Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca PLC dan Universitas Oxford untuk memasoknya ke Brasil, tetapi tidak segera berkomentar apakah pabrik tersebut akan menghasilkan zat tersebut.

Saat ini, industri farmasi semakin mengandalkan keuntungannya pada obat-obatan biologi yang mahal, yang terbuat dari organisme hidup yang lebih keras dan lebih mahal untuk dibuat daripada obat-obatan konvensional dengan bahan kimia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya