Berita

Pulau Itu Aba di Laut China Selatan/Net

Dunia

Lawan China Di Laut China Selatan, Taiwan Perkuat Pertahanan Pulau Itu Aba

RABU, 17 MARET 2021 | 11:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan mengungkap telah memperkuat pertahanannya di Laut China Selatan dan akan membeli teknologi dari Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat armada kapal selamnya yang baru.

Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng menyebut pihaknya telah menambah personel dan persenjataan di Itu Aba, pulau utama yang diduduki Taiwan di Laut China Selatan.

Itu Aba juga dikenal sebagai pulau Taiping, merupakan pulau alami terbesar di Spratly dan ditempatkan di bawah penjaga pantai Taiwan.


"Mereka mampu memulai perang," ujar Chiu di hadapan parlemen pada Rabu (17/3).

"Tujuan kita adalah agar selalu siap setiap saat," lanjutnya, ketika ditanya seorang anggota parlemen apakah China dapat menyerang Taiwan.

Menurut Chiu, Taiwan memperkuat posisinya di Laut China Selatan karena ekspansionisme Beijing di kawasan tersebut. Di mana China telah membangun pulau buatan dan beberapa pangkalan militer di Laut China Selatan.

Secara terpisah, Chiu mengungkap bahwa AS telah menyetujui izin ekspor untuk semua peralatan sensitif yang dibutuhkan oleh armada kapal selam buatan Taiwan yang mulai dibangun tahun ini.

Taiwan sedang memodernisasi angkatan bersenjatanya, terutama karena menghadapi tantangan hampir setiap hari dari China, baik di udara maupun perairan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya