Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Kami Telah Menjalin Hubungan Baik Dengan Lopez Obrador, Tapi Joe Biden Menghancurkannya Lewat Kebijakan Migran

RABU, 17 MARET 2021 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Presiden Donald Trump mengatakan kekecewaannya terhadap kebijakan Joe Biden mengenai penanganan migran sehingga menimbulkan krisis di perbatasan. Ia juga mengecam karena apa yang telah ia upayakan terkait migran selama pemerintahannya, kini hancur begitu saja.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan, ia dan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador telah membangun 'hubungan yang hebat' demi kepentingan bersama dalam mengendalikan imigrasi ilegal dan membangun tembok perbatasan.

"Lopez Obrador adalah pria yang hebat. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Mereka memiliki 28.000 tentara di perbatasan, saat kami membangun tembok. Mereka juga menghentikan (migran) di perbatasan utara dengan Honduras, El Salvador, dan Guatemala," kata Trump, seperti dikutip dari Fox News, Rabu (17/3).


Sejak Biden mengeluarkan kebijakan 'lunak' terhadap migran, berbondong-bondong orang datang dari berbagai arah untuk bisa masuk ke Amerika Serikat. Menciptakan lonjakan di penampungan migran di perbatasan AS-Meksiko yang dikhawatirkan akan memunculkan krisis kemanusiaan.

"Hari ini, mereka datang. Coba lihat. Mereka datang dari luar negeri. Saya lihat mereka datang dari Yaman. Mereka datang dari Timur Tengah. Mereka datang dari mana-mana," kata Trump. "Mereka menurunkannya dan mengalir ke negara kita. Ini memalukan."

Trump mengatakan, lonjakan itu akan menghancurkan AS. Biden tidak bisa berbuat banyak. Biden telah 'mengikis' kemajuan yang dibuat pemerintahannya di perbatasan dalam hal keamanan nasional dan pemeriksaan pencari suaka.

Pada awal bulan ini, Trump yang telah pindah dari New York City ke Palm Beach, Florida, pernah mengeluarkan pernyataan terkait kekecewaannya terhadap kebijakan Biden.

"Perbatasan kami sekarang benar-benar di luar kendali berkat kepemimpinan yang menghancurkan dari Joe Biden. Agen Patroli Perbatasan dan ICE kami yang hebat telah tidak dihormati, direndahkan, dan diejek oleh Administrasi Biden," kata Trump.

Administrasi Biden harus segera bertindak untuk mengakhiri mimpi buruk di perbatasan.

"Jauhkan imigrasi ilegal, kejahatan, dan Virus China keluar dari negara kita!" ujar Trump dengan marah saat menutup pidatonya pada 5 Maret lalu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya