Berita

Migran Afrika diangkut keluar dari Yaman dengan penerbangan yang disponsori PBB/Net

Dunia

Demi Keselamatan, Koalisi Arab Angkut 160 Migran Afrika Keluar Dari Yaman

RABU, 17 MARET 2021 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Koalisi Arab mengatakan bahwa pihaknya telah mengangkut sebanyak 160 migran Afrika untuk diangkut keluar dari Yaman dengan penerbangan yang disponsori PBB.

Mereka mengatakan penerbangan itu tercapai berkat koordinasi pihaknya dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan datang sebagai bagian dari upaya kemanusiaan koalisi tersebut.

Para migran diangkut ke luar negeri setelah terjadi kebakaran yang dilakukan oleh milisi Houthi yang didukung Iran, yang mengakibatkan puluhan migran tewas di sebuah pusat penahanan pekan lalu.


"Milisi Houthi melakukan pelanggaran berat dan keji terhadap hak para migran di Sanaa," kata koalisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (16/3).

Korban selamat dan aktivis hak lokal mengatakan kobaran api mematikan meletus ketika penjaga menembakkan gas air mata ke gudang yang penuh sesak, mencoba untuk mengakhiri protes terhadap dugaan pelanggaran dan perlakuan buruk di fasilitas tersebut.

Hingga saat ini, Houthi belum juga membuat pernyataan tentang insiden itu dan telah mencegah badan migrasi PBB mengakses migran yang terluka di rumah sakit.

Lewat akun Twitternya, Kedutaan Besar Yaman di Washington turut mengecam peristiwa tersebut.

"Kami mengecam dengan tegas kejahatan keji yang dilakukan oleh milisi Houthi terhadap migran Afrika yang ditahan di penjara Houthi di Sanaa," cuitnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya