Berita

Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy berbicara kepada pers selama kunjungan delegasi perbatasan kongres ke El Paso, Texas pada 15 Maret 2021/Net

Dunia

Partai Republik Desak Biden Benahi Segera Masalah Krisis Migran Di Perbatasan

RABU, 17 MARET 2021 | 05:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lonjakan migran yang mencoba memasuki Amerika Serikat, termasuk anak di bawah umur tanpa pendamping, menjadi tantangan yang mencemaskan bagi pemerintahan Joe Biden. Situasi itu mengundang kritik dari para politikus.

Pemimpin Partai Republik, Kevin McCarthy dan anggota lainnya mendesak Joe Biden agar segera membenahi  situasi itu yang saat ini disebutnya sebagai krisis di perbatasan selatan AS.

“Keselamatan dan keamanan orang Amerika dan perbatasan kita adalah tugas Presiden. Dialah yang menciptakan ini dan dialah yang bisa memperbaikinya,” kata McCarthy, seperti dikutip dari ABC News, Selasa (16/3).


Kecaman itu muncul setelah anggota partai Republik mengunjungi salah satu fasilitas penampungan migran di perbatasan AS-Meksiko pada Senin. Jumlah migran yang ditahan dalam penampungan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

"Ini lebih dari krisis. Ini adalah krisis kemanusiaan," kata McCarthy dalam konferensi persnya di El Paso, Texas.

Anggota Kongres Texas Michael Cloud ikut menyerukan perhatian Biden. Ia mengatakan presiden perlu menanggapi situasi ini dengan segera.

“Kebijakan pemerintahan Biden telah menyebabkan krisis di perbatasan ini," kata Cloud.

Fasilitas penampungan di perbatasan yang tidak kondusif dan tidak layak menimbulkan kekhawatiran. GOP mencemaskan timbulnya kekhawatiran adanya perdagangan anak dan narkoba serta penyebaran Covid-19 di tempat itu.

“Ini lebih dari sekedar krisis di perbatasan. Itu ancaman bagi republik kita. Dan Anda, Tuan Presiden, harus bertanggung jawab," kata Clay Higgins, perwakilan Partai Republik Louisiana.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, kritikan dan kecaman itu yang datang akan segera ditindaklanjuti.

“Kami menyadari ini adalah masalah besar,” kata Psaki, menambahkan bahwa pemerintahan Biden secara aktif bekerja untuk mengatasi situasi perbatasan.

Namun, kemudian kalimatnya menyiratkan kesalahan 'ada pada pemerintahan sebelumnya'.

"Pemerintahan terakhir meninggalkan kami sistem yang telah diubah dan kacau, serta tidak bisa dijalankan dan seperti masalah lainnya. Kami akan melakukan apa pun yang kami bisa untuk menyelesaikannya," kata Psaki.

Gedung Putih mengatakan mereka fokus membantu anak-anak yang terjebak dalam situasi ini, secepat mungkin. FEMA juga memberikan dukungan di perbatasan untuk membantu pemrosesan dan menghindari kepadatan berlebih. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya