Berita

Laksamana Angkatan Laut AS Philip Davidson/Net

Dunia

Pejabat Pertahanan AS: Modernisasi Militer China Menimbulkan Ancaman Bagi Taiwan

SELASA, 16 MARET 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Asisten menteri pertahanan AS untuk urusan keamanan Indo-Pasifik, David Helvey, mengatakan bahwa Taiwan telah menjadi fokus dalam modernisasi militer China yang semakin meningkat.

Pernyataan tersebut nampak sejalan dengan peringatan yang datang perwira tinggi militer AS Washington di Asia-Pasifik, Laksamana Philip Davidson yang pada minggu lalu memperingatkan bahwa Beijing dapat berusaha untuk menyerang Taiwan dalam enam tahun mendatang.

“Mempersiapkan kontinjensi Taiwan telah menjadi fokus dalam modernisasi militer China selama beberapa waktu,” kata Helvey kepada wartawan saat kepala Pentagon Lloyd Austin menuju ke Tokyo pada Senin (15/3) waktu setempat, seperti dilaporkan AP.


“Jadi ketika kemampuan mereka meningkat, jelas kami sangat memperhatikan keseimbangan militer di selat Taiwan,” ujarnya.

Ambisi Beijing di kawasan itu diharapkan menjadi agenda utama Menteri Pertahanan Austin dalam pembicaraan dengan sekutu mereka di Tokyo, Seoul dan New Delhi.

Selama ini Beijing mengklaim Taiwan dan perairan sekitarnya sebagai wilayahnya sendiri, dan pekan lalu Davidson memperingatkan ancaman invasi di sana selama dekade ini akan menjadi kenyataan dalam enam tahun ke depan.

Beijing menolak klaim tersebut, mereka bahkan Davidson berusaha ‘meningkatkan’ ancaman invasi untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan Washington dan membenarkan postur militernya sendiri di Asia.

Taiwan memisahkan diri dari Tiongkok pada akhir perang saudara pada tahun 1949 dan berada di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh daratan. Washington mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke China pada 1979, tetapi tetap menjadi sekutu tidak resmi dan pendukung militer paling penting di pulau itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya