Berita

Presiden Pakistan Arif Alvi disuntik vaksin Covid-19/Net

Dunia

Terima Suntikan Vaksin Sinopharm, Presiden Pakistan Arif Alvi: Tetap Pakai Masker Dan Jaga Jarak

SELASA, 16 MARET 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Pakistan Arif Alvi beserta ibu negara Samina Alvi telah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinopharm China di Islamabad pada Senin (15/3) waktu setempat.

Mengutip pernyataan dari kantor kepresidenan, pasangan itu menerima suntikan di pusat vaksinasi setelah mereka mendaftarkan diri untuk vaksinasi bulan lalu melalui hotline layanan.

Usai menerima suntikan, presiden mengatakan vaksin saja tidak cukup untuk melindungi dari serangan virus corona. Oleh karena itu, Alvi tetap menyarankan agar tetap waspada dan mematuhi aturan untuk mencegah virus.


“Saya pikir vaksin memberikan perlindungan lebih lanjut tetapi kita harus berhati-hati dalam memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sosial kecuali dunia sepenuhnya mengatasi pandemi,” ujarnya, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (16/3).

Dia juga mendesak masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan setelah gelombang ketiga pandemi.

“Vaksinasi tidak pernah dimaksudkan untuk menghilangkan tindakan pencegahan melainkan untuk memberikan perlindungan lebih lanjut,” katanya.

Alvi mengatakan penyakit mematikan itu mempengaruhi orang tua lebih dari yang lain dan itu hanya bisa ditangani melalui tindakan pencegahan, menambahkan bahwa pemerintah telah menerapkan mekanisme yang efisien untuk vaksinasi orang-orang pada gilirannya.

Pakistan menerima vaksin Covid-19 yang dikembangkan China dari pemerintah dan militer China bulan lalu dan setelah itu mereka meluncurkan vaksinasi besar-besaran pertama untuk petugas kesehatan garis depan negara itu. Vaksinasi untuk orang yang berusia di atas 60 tahun telah dimulai awal bulan ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya