Berita

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif/Net

Dunia

Menlu Zarif: AS Harus Cepat Kembali Ke Kesepakatan Nuklir Sebelum Pilpres Iran

SELASA, 16 MARET 2021 | 08:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Teheran mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera bergabung kembali ke kesepakatan nuklir, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), seelum pemilihan presiden Iran pada Juni mendatang.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan Washington memiliki waktu sekitar enam bulan, hingga peralihan kekuasaan pada September, untuk kembali bergabung ke kesepakatan nuklir.

"Banyak hal bisa terjadi dari sekarang hingga September. Jadi sebaiknya Amerika Serikat bergerak cepat," ujarnya, seperti dikutip Sputnik, Selasa (16/3).


Ketegangan antara Iran dan AS telah memuncak sejak mantan Presiden AS Donald Trump menarik Washington dari JCPOA 2015 pada 8 Mei 2018.

Iran telah berulang kali menyatakan bahwa AS, harus melakukan langkah pertama untuk menebus kesalahan dan tidak boleh menetapkan prasyarat apa pun pada Teheran.

"Kami siap untuk kembali segera setelah Amerika Serikat kembali melaksanakan kesepakatan. Sesederhana itu," kata Zarif.

Bukan lalu, pemerintahan Presiden Joe Biden menyatakan minatnya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir, tetapi mengatakan ingin melihat perubahan dari Teheran sebelum mencabut sanksi ekonomi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya