Berita

Aksi protes atas kekerasan yang dilakukan polisi setelah seorang petugas diduga membunuh Sarah Everard/Net

Dunia

Kepala Polisi London Enggan Mundur Usai Dikecam Karena Bela Tindakan Keras Petugas Terhadap Demonstran

SENIN, 15 MARET 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kematian tragis seorang perempuan 33 tahun di London, Sarah Everard, telah memancing gelombang protes nasional. Demonstran yang didominasi perempuan menantang kekerasan yang dilakukan oleh polisi yang berakhir dengan bentrokan.

Demonstran yang menuntut penyelidikan kasus Everard kerap bentrok dengan petugas. Seorang perempuan bahkan terlihat terjepit di tanah oleh dua petugas.

Sebuah video yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan seorang wanita ditarik dari tanah oleh petugas yang kemudian mendorongnya dari belakang.


Beberapa wanita dibawa pergi dengan borgol di depan polisi. Pasukan kemudian mengatakan empat orang ditangkap karena melanggar ketertiban umum dan peraturan virus corona.

Bentrokan tersebut semakin membuat warga yang marah menuntut pengunduran diri dari pimpinan kepolisian metropolitan London.

Namun dimuat AP, pada Minggu (14/3), Komisaris Polisi Metropolitan Cressida Dick enggan menerima tuntutan tersebut.

Perempuan pertama yang memimpin kepolisian itu mengatakan, secara pribadi ia terkejut dengan serangan dan bertekad untuk memimpin organisasi.

Namun ia membela petugasnya yang telah membubarkan protes karena dilarang selama pandemi.

Banyak dari mereka yang menghadiri acara tersebut sudah waspada terhadap polisi karena seorang perwira polisi metropolitan yang bertugas, Wayne Couzens.

Couzens didakwa atas penculikan dan pembunuhan Everard, yang menghilang 3 Maret saat berjalan pulang di London. Tubuhnya ditemukan seminggu kemudian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya