Berita

Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Net

Dunia

Tiga Petugas Medis Norwegia Alami Gangguan Pada Darah Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca

MINGGU, 14 MARET 2021 | 08:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Norwegia menjadi salah satu negara Eropa yang menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca, bersama dengan Denmark, Austria, dan Islandia.

Penangguhan dilakukan pada Kamis (11/3), sebagai pencegahan atas kasus penggumpalan darah yang terjadi di Austria.

Namun pada Sabtu (13/3), otoritas kesehatan Norwegia mengumumkan kasus serupa yang menimpa tiga petugas kesehatan yang telah menerima suntikan vaksin AstraZeneca.


Ketiga orang tersebut berusia di bawah 50 tahun dan saat ini dirawat di rumah sakit karena pendarahan, pembekuan darah, dan penurunan jumlah trombosit.

"Kami tidak tahu apakah kasus tersebut terkait dengan vaksin," ujar seorang dokter senior di Badan Obat Norwegia, Sigurd Hortemo, seperti dikutip Reuters.

Ia mengatakan, regulator obat Eropa, EMA, akan menyelidiki tiga kasus tersebut.

"Mereka memiliki gejala yang sangat tidak biasa, pendarahan, pembekuan darah dan jumlah trombosit darah yang rendah. Mereka sakit parah. Kami menangani ini dengan sangat serius," jelas Direktur Medis di Badan Obat Norwegia, Steinar Madsen.

Hingga berita ini dirilis, pihak AstraZeneca belum memberikan komentar.

Di Denmark, penangguhan dilakukan selama dua pekan setelah seorang wanita berusia 60 tahun mengalami penggumpalan darah dan meninggal dunia. Sementara di Austria terjadi kasus kematian akibat gangguan koagulasi dan penyakit akibat emboli paru.

Selain negara-negara Eropa, Thailand juga telah menunda penggunaan vaksin AstraZeneca karena kemungkinan adanya efek samping serius.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya