Berita

Penggagas acara Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak yang diklaim dilakukan oleh kader Partai Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Darmizal/Net

Politik

Demokrat Urai Kebohongan Yang Diumbar Darmizal Cs Soal Acara Di Deliserdang

JUMAT, 12 MARET 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kelompok yang mengatasnamakan kader Demokrat dan telah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak di Deliserdang dinilai telah konsisten dalam menyebar kebohongan publik. KLB ini oleh Demokrat dinilai sebatas dagelan lantaran tidak sesuai AD/ART yang ada.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mencatat, Darmizal cs telah menyebar kebohongan demi kebohongan ke khalayak umum.

Kebohongan yang pertama, katanya, adalah saat menyebut bahwa Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko tidak ada terkait dengan rencana KLB. Sementara faktanya, Moeldoko terlibat.


“Kenyataannya kita tahu yang jadi ketua umum abal-abal versi KLB dagelan itu siapa," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/3).

Selanjutnya, mereka mengklaim akan ada 1.200 orang menghadiri KLB. Nyatanya hanya 400-an orang yang hadir.

Sementara klaim bahwa KLB dihadiri oleh 80 persen pemilik suara Partai Demokrat juga dianggap sebatas bualan.

"Ternyata, nol persen pemilik suara," jelasnya.

Bagi Herzaky, abuse of power lingkaran Istana tetap tidak bisa dihindari sekalipun Moeldoko nantinya akan mundur atau dipecat oleh Jokowi. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Moeldoko telah mencederai demokrasi.

"Sangat tidak bermoral, tidak patut, dan mengabaikan aturan parpol maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Herzaky.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya