Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken/Net

Dunia

Blinken: AS Akan Memainkan Perannya Dalam Masalah Turki-Yunani

JUMAT, 12 MARET 2021 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyatakan keprihatinannya atas tindakan provokatif Turki terhadap Yunani, seperti pelanggaran wilayah udara negara lain.

Dalam kesaksiannya di depan Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat, Blinken mengatakan bahwa Amerika Serikat telah berbicara tentang tindakan yang melanggar hukum internasional di Mediterania Timur - termasuk tindakan Turki terhadap Yunani.

"Kami telah melihat dengan keprihatinan yang nyata selama setahun terakhir dan tentu saja baru-baru ini, pada beberapa tindakan Turki di Mediterania Timur," kata Blinken, seperti dikutip dari National Herald, Kamis (11/3)


Ia menekankan bahwa Amerika Serikat harus memainkan peran aktif dalam membantu mempromosikan stabilitas di kawasan.

Perselisihan bilateral harus diselesaikan secara damai dan diplomatis, tidak secara militer dan tentu saja tidak melalui tindakan provokatif, memurutnya.

Ditanya tentang Siprus dan pembicaraan yang disponsori PBB yang akan datang pada bulan April, Blinken mencatat bahwa ini adalah masalah yang sangat melibatkan Presiden AS Joe Biden sepanjang karirnya dan yang ditanggapi dengan sangat, sangat serius.

“Kami sangat mendukung penyelesaian komprehensif yang menyatukan kembali Siprus dalam federasi bizonal dua komunal. Kami akan terlibat dalam upaya untuk memajukan prospek itu," ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya