Berita

Acara mengatasnamakan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang/Repro

Politik

Wasekjen Demokrat: 'KLB' Deli Serdang Tak Mungkin Disahkan, Tengok Sipol KPU

JUMAT, 12 MARET 2021 | 02:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Data pemilik suara di kongres mengatasnamakan KLB Demokrat Deli Serdang hingga kini masih menjadi perdebatan. Belakangan diduga, data manifest 'KLB' abal-abal.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, melacak keabsahan pemilik suara di 'KLB' Deli Serdang sebenarnya cukup mudah, yakni dengan data Sipol milik KPU.

"Dalam Pemilu yang libatkan ratusan juta manusia saja ada DPT-nya. By name by address lagi. Apalagi kongres yang pemilik suaranya hanya ratusan orang," kata Jansen Sitindaon di akun Twitternya, Kamis (11/3).


Ia memaparkan, data pemilik suara dalam kepartaian cukup terbuka. Sehingga, akan sulit memanipulasi pemilik suara sah Demokrat untuk digunakan sebagai kongres, layaknya di Deli Serdang.

Atas dasar itu, Jansen meyakini 'KLB' Deli Serdang yang menunjuk Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketum Demokrat tak akan mudah diloloskan pemerintah.

"Jadi tak mungkin bisa tipu-tipu. Di Sipollah DPT itu. Karena setiap Ketua DPD & DPC namanya ada di sana. Tidak mungkin disahkan itu KLB," tutup Jansen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya