Berita

Chief Executive BUMD Watch, Chairul Basyar/Net

Hukum

Dirut Sarana Jaya Jadi Tersangka, BUMD Watch: Petisi Kami Menang

KAMIS, 11 MARET 2021 | 21:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penetapan status tersangka terhadap Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diapresiasi BUMD Watch.

Chief Executive BUMD Watch, Chairul Basyar mengatakan, penetapan status tersangka terhadap Yoory dalam kasus korupsi pengadaan tanah di Pondok Rangon, sekaligus respons positif atas petisi yang dibuat BUMD Watch sekitar tiga minggu lalu.

"BUMD Watch juga mengapresiasi kinerja KPK yang sudah sangat sigap dan gerak tepat dalam merespon pengaduan dari masyarakat," lanjut Chairul dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/3).


Sebelum penetapan tersangka oleh KPK, BUMD Watch mengaku telah terlebih dahulu melakukan investigasi mendalam atas kasus korupsi tersebut. Atas dasar itulah BUMD Watch berani melaporkan ke KPK serta membuat petisi untuk menangkap Yoory C Pinontoan.

BUMD Watch juga berharap kasus ini bisa membongkar praktik korupsi yang selama ini tak tersentuh di BUMD DKI Jakarta. Jika ada keterlibatan elite partai di DKI Jakarta atau bahkan keterlibatan dari para wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta, pihaknya mendukung sepenuhnya penegakan hukum tanpa pandang bulu.

"Kami juga masih terus memonitor dan melakukan investigasi lebih lanjut terhadap dana bansos Covid-19 di Pasar Jaya. Petisi juga sudah kami luncurkan dan berharap seluruh warga DKI Jakarta masih mau support kami sebagai lembaga yang konsisten menginginkan BUMD sejahterakan rakyat," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya