Berita

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat meninju karantina bekonsep glamping/RMOLBanten

Nusantara

Bangun Karantina Berkonsep Glamping, Walikota Tangsel: Agar Bisa Bahagia Jalani Isolasi

KAMIS, 11 MARET 2021 | 14:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah meresmikan bangunan baru di Rumah Lawan Covid-19 yang merupakan tempat karantina pasien Covid-19.

Bangunan baru ini disebut sebagai Rumah Lawan Covid-19 zona dua dan mengusung konsep glamping atau glamour camping.

Berada di lahan seluas 6 ribu meter persegi, Rumah Lawan Covid-19 zona dua ini tersedia 4 klaster, terdiri dari 2 klaster wanita dan 2 klaster pria. Tiap klaster tersedia 4 tenda, dan 1 tenda bisa menampung 10 orang.


Fasilitas yang disajikan juga sangat menarik. Di dalam tenda, akan dilengkapi dengan fasilitas AC portabel, mesin cuci, setrika, televisi, CCTV, ruang pemantau, dan panic button. Selain itu, juga ada fasilitas tempat bermain anak.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, konsep glamping yang disuguhkan di zona dua ini bertujuan agar para pasien bisa meningkatkan kembali imun tubuh dan menimbulkan kebahagiaan.

"Alasan kami, dalam satu tahun menangani Covid-19, faktor kecepatan sembuh adalah membentuk imun tubuh. Salah satunya membuat orang bahagia dan tidak stres. Jadi dengan suasana seperti ini membuat orang bergejala ringan bisa isolasi mandiri dengan bahagia. Itu target kami," terang Airin saat ditemui Kantor Berita RMOLBanten di Rumah Lawan Covid-19 zona dua.

Meski begitu, Airin meminta agar para pasien OTG yang menjalani karantina di tenda berkonsep glamping itu untuk tidak berlama-lama menjalani karantina.

"Jangan betah lah, kan sebetah-betahnya sama orang lain lebih betah sama keluarga di rumah," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Rumah Lawan Covid-19, Suhara Manullang mengatakan, tempat karantina pasien Covid-19 itu sengaja dibuat dengan konsep glamping lantaran ingin memberi kesan liburan bagi yang karantina.

"Kita menyadari, bahwa penderita Covid-19 ini yang OTG dan gejala ringan harus dibuat gembira jangan berfikir sakit. Makannya kita buat konsep glamping. Suasananya dibuat santai dan terasa seperti camping," demikian Suhara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya