Berita

Gubernur Texas, Greg Abbott/Net

Dunia

Cabut Aturan Wajib Pakai Masker, Gubernur Texas Picu Kontroversi

KAMIS, 11 MARET 2021 | 09:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Texas mengakhiri aturan wajib masker dan pembatasan sosial untuk bisnis yang banyak dikritik dan dikecam oleh sejumlah pihak.

Berdasarkan perintah Gubernur Greg Abbott, maka mandat memakai masker dicabut pada Rabu (10/3). Pencabutan mandat dilakukan dengan dalih kebebasan.

Kendati begitu, beberapa toko dan restoran masih akan mewajibkan penggunaan masker, seperti dilaporkan Reuters.


Dewan kota Austin juga memilih untuk mewajibkan penggunaan masker, meski tidak diberikan aturan rinci terkait penerapannya. Tetapi anggota dewan secara terbuka menantang pejabat negara bagian atas keputusan tersebut.

"Di Austin, kami berkomitmen untuk menyelamatkan nyawa," tulis anggota dewan kota, Greg Casar di Twitter.

Texas menjadi salah satu negara bagian Amerika Serikat (AS) pertama yang membuka kembali ekonominya setelah dilanda gelombang pertama virus corona pada Mei lalu.

Texas juga menjadi negara bagian terpadat kedua yang mengumumkan relaksasi setelah mengalami penurunan kasus baru Covid-19 dan peluncuran vaksin. Sebelumnya, Mississippi juga melakukan tindakan serupa.

Organisasi Konservatif Yahudi Dallas berencana akan mengadakan peringatan pada Rabu malam, dengan tamu berjumlah 200 orang. Mereka akan memperingati kematian korban Covid-19 dan melempar masker ke api unggun.

"Ini tentang kebebasan, kebebasan, dan tanggung jawab pribadi. Tindakan melempar masker ke dalam api unggun sama sekali tidak meremehkan atau merusak jumlah orang yang jatuh sakit karena Covid," ujar sang pendiri, Benjie Gershon.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya