Berita

Aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Ted Hui/Net

Dunia

Di Australia, Aktivis Ted Hui Dapat Kebebasan Cari Dukungan Gerakan Pro-Demokrasi Hong Kong

KAMIS, 11 MARET 2021 | 08:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Ted Hui diizinkan untuk berkampanye politik di Australia, seperti halnya kebebasan yang diberikan kepada semua orang.

Begitu yang disampaikan oleh Ketua Komite Intelijen Parlemen Australia, Senator James Paterson pada Kamis (11/3), seperti dikutip Reuters.

"Setiap pengunjung ke Australia, apakah mereka warga negara atau bukan, menikmati semua hak dan kebebasan yang dinikmati warga Australia. Mereka menikmati kebebasan berbicara, kebebasan berkampanye politik, jadi dia dipersilakan melakukannya di sini," ujar Paterson


"Pengunjung lain yang memiliki pandangan berbeda dengan dia dipersilakan untuk memberikan argumen mereka juga," lanjutnya.

Hui diketahui melarikan diri dari Hong Kong sejak akhir tahun lalu setelah menghadapi tuntutan pidana atas protes pro-demokrasi pada 2019.

Pada Senin (8/3), Hui tiba di Australia dari London untuk memperluas jangkauan lobi internasional untuk gerakan pro-demokrasi Hong Kong.

Hui diberikan visa turis, pengecualian untuk kebijakan perbatasan tertutup Australia di tengah pandemi. Pemerintah juga memberi bantuan untuk mengamankan kursi bagi keluarganya dalam penerbangan repatriasi dari London. Dia bilang dia tidak berniat mencari suaka.

Menanggapi hal tersebut, Kedutaan Besar China di Canberra mendesak Australia untuk berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan internal China dengan cara apa pun.

"Jika tidak, hubungan China-Australia hanya akan mempertahankan kerusakan lebih lanjut," ancam kedutaan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya