Berita

Juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK), Omer Celik/Net

Dunia

Jubir Partai AK Omer Celik: Turki Siap Jadi Penengah Perdamaian Afghanistan

RABU, 10 MARET 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK), Omer Celik mengatakan bahwa Turki siap terlibat dalam semua upaya mediasi perdamaian di wilayah Afghanistan.

Di hadapan wartawan, usai pertemua ndengan Dewan Eksekutif Pusat partai pada Selasa (9/3), Celik mengatakan bahwa Afghanistan merupakan salah satu negara yang sangat penting bagi Turki.
 
"Afghanistan adalah negara yang sangat penting bagi kami," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (10/3).


Kerika ditanya tentang pembicaraan damai intra-Afghanistan yang sedang berlangsung, Celik mengatakan: "Turki siap untuk terlibat dalam semua jenis upaya mediasi untuk perdamaian di Afghanistan dan kawasan."

Pada hari Minggu (7/3), perwakilan pemerintah Afghanistan, Nader Nadery mengatakan, selama pembicaraan dengan Taliban di Qatar bahwa pemerintah sedang mengevaluasi rencana perdamaian yang diajukan oleh utusan AS.

Berbicara di sebuah acara di Institut Afghanistan untuk Kajian Strategis di Kabul, Nadery mengatakan rencana itu adalah proposal untuk mengakhiri perang dan membawa perdamaian ke Afghanistan.

Menurut Nadery, pemerintah sedang mengevaluasi rencana tersebut untuk melihat apakah itu akan membantu negara atau mengarah pada bencana jangka panjang lainnya.

Ini terjadi setelah surat diplomatik yang dibocorkan oleh Tolo News Afghanistan menyarankan bahwa AS akan meminta Turki untuk menjadi tuan rumah pembicaraan damai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya