Berita

Angkatan Laut China/Net

Dunia

Militer China Makin Kuat, AS Ketar-ketir, Beijing Bisa Percepat Ambisi Kuasai Dunia

RABU, 10 MARET 2021 | 12:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dikhawatirkan akan mempercepat rencananya untuk menguasai tatanan internasional jika Amerika Serikat (AS) tidak mampu melawan kekuatan militer Beijing yang sedang tumbuh.

Begitu yang disampaikan oleh komandan Komando Indo-Pasifik AS, Laksmana Philip Davidson di hadapan anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat pada Selasa (9/3).

"Saya khawatir mereka mempercepat ambisi mereka untuk menggantikan Amerika Serikat dan peran kepemimpinan kita dalam tatanan internasional berbasis aturan," ujar Davidson, seperti dikutip VOA.


"Mereka sudah lama mengatakan bahwa mereka ingin melakukannya pada tahun 2050. Saya khawatir mereka akan memindahkan target itu lebih dekat,"  tambahnya.

Davidson juga menyebut China merupakan ancaman strategis jangka panjang terbesar bagi keamanan pada abad ke-21. Ia juga menyoroti pentingnya mencegah pengaruh Beijing.

Lantaran menurutnya, saat ini keseimbangan militer di Indo-Pasifik semakin tidak menguntungkan bagi AS dan sekutu. Di mana China dapat secara sepihak mengubah status quo.

Kekhawatiran yang sama juga disampaikan oleh perwira intelijen tertinggi Komando Indo-Pasidik AS, Laksamana Muda Angkatan Laut Michael Studeman dalam konferensi virtual pekan lalu.

"Anda akan menemukan ekspedisi militer China yang sangat global yang akan berada di sana untuk turun tangan di mana pun mereka pikir kepentingan China terancam,"  ujarnya.

China sendiri telah mengumumkan peningkatan anggaran pertahanannya untuk tahun fiskal mendatang, yaitu menjadi 6,8 persen.

Beberapa proyeksi menunjukkan angkatan laut China dapat mengalahkan AS di Indo-Pasifik pada tahun 2025. Di mana China juga dikhawatirkan akan menggandakan ukuran cadangan nuklirnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya