Berita

Pentagon perpanjang penempatan pasukan Garda Nasional di Capitol Hill/Getty Images

Dunia

Pentagon Perpanjang Penempatan Pasukan Garda Nasional Di Capitol Hill Hingga Dua Bulan Ke Depan

RABU, 10 MARET 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Garda Nasional masih akan tetap berjaga di Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat (AS) setidaknya untuk dua bulan ke depan.

Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby mengatakan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin telah menyetujui permintaan untuk memperpanjang kehadiran pasukan Garda Nasional di sana.

"Menteri Pertahanan Lloyd J. Austin III telah menyetujui permintaan Kepolisian Capitol AS untuk melanjutkan dukungan Garda Nasional hingga 23 Mei 2021," kata Kirby pada Selasa (10/3), seperti dikutip NPR.


Kendati begitu, pasukan akan dikurangi setengahnya, menjadi 2.300 untuk berjaga di Capitol Hill.

Kirby mengatakan, selama penempatan tersebut, pejabat pertahanan AS akan bekerja dengan polisi Capitol untuk secara bertahap mengurangi kehadiran Garda Nasional, jika kondisinya memungkinkan.

Pasukan Garda Nasional seharusnya telah meninggalkan Capitol pada 12 Maret setelah dikerahkan untuk mengamankan kerusuhan pada 6 Januari yang memakan lima korban jiwa.

Tetapi pekan lalu, Kepolisian Capitol meminta Departemen Pertahanan untuk memperpanjang penempatan tersebut selama 60 hari karena adanya  potensi ancaman dari kelompok militan.

Salah satu ancaman tersebut terjadi pada 4 Maret. Ketika itu kelompok militan mengancam akan menyerang Capitol Hill sehingga DPR harus membatalkan rapatnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya