Berita

Kementerian Luar Negeri Turki/Net

Dunia

Turki Prihatin Atas Meningkatnya Serangan Milisi Houthi Ke Arab Saudi

RABU, 10 MARET 2021 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Turki menyatakan keprihatinan mereka atas serangan yang belakangan ini kian meningkat di wilayah Arab Saudi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan pada Selasa (9/3) waktu setempat. Selain menyatakan keprihatinannya, mereka juga meminta agar semua serangan dihentikan segera.

Dalam pernyataannya, Turki menyoroti serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak yang dilakukan milisi Houthi pada 7 Maret lalu, di fasilitas Saudi Aramco dan peternakan tangki minyak di Pelabuhan Ras Tanura, salah satu kunci pelabuhan pengiriman minyak terbesar di dunia, dan kota Dhahran.


"Turki juga menyampaikan harapan baik kepada Arab Saudi dan rakyatnya," tambah pernyataan itu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (9/3).

Dalam sepekan terakhir, kelompok pemberontak Houthi di Yaman meningkatkan serangan terhadap kerajaan kaya minyak itu.

Pada hari Minggu (7/3) koalisi mengatakan telah menembak jatuh 12 drone jebakan dan dua rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok itu ke wilayah Saudi.

Gerakan pemberontak secara teratur mengumumkan serangan roket dan pesawat tak berawak di wilayah Saudi. Mereka mengatakan itu adalah reaksi terhadap serangan koalisi pimpinan Saudi di Yaman.

Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya